Remote server Linux

Bagi seorang IT Support sebuah kantor atau perusahaan tentunya sering kali menggunakan alternatif ini. Mengapa alternatif ini digunakan? bayangkan sebuah kantor memiliki 2 lantai, server linux berada pada lantai 2, sedangkan ruang kerja kita berada di bawah, semisal server sedang ada trobel, kita tidak perlu keatas untuk membenahi trobel tersebut, cukup dengan meremotnya dari tempat keja kita, lebih efisien bukan kawan??? pada remote ini kita akan menguunakan software yaitu ssh dan putty, ssh kita install di server linux kita, dan putty kita install di windows kita

ketentuan
misal kita menggunakan ip 192.168.1.1

untuk cara nya cukup mudah, begini :
  1. Pada server kita install paket yang diperlukan yaitu ssh
    rohman@root:~# apt-get install ssh

  2. Masuk pada directory ssh
    rohman@root:~# cd /etc/ssh
  3. Edit konfigurasi ssh, lalu simpan
    rohman@root:~# nano sshd_config

  4. Ubah sedikit konfigurasi menjadi

  5. Restart
    rohman@root:~# /etc/init.d/ssh restart

  6. Buka putty
  7. Pada kolom host name (or ip address), isikan dengan alamat ip kita

  8. Kemudian klik open

Mount Flashdisk di Linux

Mount adalah proses mengaitkan sebuah sistem berkas yang baru ditemukan pada sebuah piranti ke struktur direktori utama yang sedang dipakai. Piranti-piranti yang akan di-mount dapat berupa CD-ROM, Flashdisk, disket atau sebuah zip-drive. Tiap-tiap sistem berkas yang di-mount akan diberikan mount point atau sebuah direktori dalam pohon direktori sistem yang sedang anda akses. Mount point adalah direktori tempat dimana akan meletakkan sistem berkas tesebut. Kalau kita ingin me-mount sistem berkas berupa direktori, maka mount point-nya harus berupa direktori. Sebaliknya, jika yang hendak kita mount adalah file, maka mount point-nya juga harus berupa file. karena berbica tentang linux, jadi dengan kata lain mount adalah proses mendeteksikan sebuah drive ke sistem operasi linux kita.

Jika Linux kita menggunakan mode GUI sih ga masalah, tinggal mencolokkan flashdisk di port USB nanti sudah bisa terbaca sendir, bagaimana jika kita menggunakan mode CLI?? tentunya jika kita menggunakan mode CLI, flashdisk tidak akan secara otomatis terbaca oleh sistem kita.

Lalu bagaimana agar flashdisk kita bisa terbaca oleh sistem kita?
caranya mudah kok, begini :

  1. Masuk super user
  2. ketikkan fdisk -l
    rohman@root:~# fdisk -l
    (disitu flashdisk terbaca sebagai /dev/sda,  sesuiakan dengan yang ada di pc kawan-kawan semua)
  3. Buat directory untuk meletakkan isi dari flashdisk, misal kita buat direktory bernama data di home kita
    rohman@root:~# mkdir /home/rohman/data
  4. Mount flashdisk ke folder tujuan yang sudah kita buat
    rohman@root:~# mount /dev/sda /home/rohman/data

  5. Dan sekarang lihat didalam folder fd yang telah kita buat, maka isi dari flashdisk anda akan masuk ke dalam folder tersebut.

Konfigurasi DNS Server Debian

Kawan-kawan sudah tahu bukan apa itu DNS server??? jika belum tahu lihat disini
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu tentang bagaimana konfigurasi DNS server, jadi kita bisa membuat sebuah DNS virtual pada PC kita / Server kita sendiri, hehehehe

Ok langsung saja, caranya adalah :

Ketentuan :
sebelumnya saya disini menggunakan ip yaitu 192.168.1.1
dan saya akan membuat DNS dengan nama rohman.com

Alat dan Bahan :
  • Kopi buat temen nanti kita konfigurasi :D
  • Tentunya PC server
Konfigurasi :
  1. Install paket DNS server
    rohman@root:~# apt-get install bind9 apache2
  2. Masuk pada directory DNS server
    rohman@root:~#cd /etc/bind
  3. Copy file DNS (untuk backup)
    rohman@root:~# cp db.127 db.192 (untuk mengarahkan ip menjadi sebuah DNS)

    rohman@root:~# cp db.local db.rohman (untuk mengubah DNS menjadi ip)

  4. Edit Konfigurasi
    rohman@root:/etc/bind# nano db.192 (pada bagian ini ip dibaca dari belakang)
    ganti semua kata localhost menjadi rohman.com

     
    rohman@root:/etc/bind# nano db.rohman
    rohman@root:/etc/bind# nano named.conf
    tambahkan pada bagian paling bawah

    zone "rohman.com" {
    type master;

    file "/etc/bind/db.rohman";
    };

    zone "192.in-addr.arpa" {
    type master;
    file "/etc/bind/db.192";
    };



  5. Simpan
  6. Tambahkan ip dns anda pada resolv.conf
    rohman@root:~# nano /etc/resolv.conf

  7. Restart
    rohman@root:~# /etc/init.d/bind9 restart
    (tidak ada eror, berarti konfigurasi benar)
  8. Cek
    rohman@root:~# ping rohman.com

    Maka domain yang kita buat sudah selesai :)



Konfigurasi IP Alias

Sebelumnya kita sudah belajar tentang konfigurasi ip address pada sistem operasi linux. Tapi Pernahkah kalian dengar tentang IP Alias? kalian tahu apa itu IP Alias?
IP Alias adalah mapping single MAC Address untuk multiple IP address. Dengan IP Aliasing kita bisa memasang lebih dari 1 IP pada sebuah LAN CArd. Jadi intinya kita bisa membuat beberapa IP Virtual pada satu buah Lan Card..

Cara Konfigurasinya adalah :
  1. Masuk sebagai super user
    rohman@root:~# su
  2. Masuk directory network
    rohman@root:~# cd /etc/network
  3. Edit interface
    rohman@root:~# nano interface
  4. Isi konfigurasi


  5. Save
  6. Restart
    rohman@root:~# /etc/init.d/networking restart
  7. Hasil
    rohman@root:~# ifconfig

Ganti pesan Error Squid Proxy

Sebelumnya kita sudah belajar apa itu squid proxy, sekarang kita akan membahas bagaimana cara mengubah pesan eror yang ditampilkan squid ketika kita akan membuka website yang telah di blokir oleh squid. Ubah pesan Eror??? Apa bisa??

Jawabannya sudah pasti bisa, jadi dengan fasilitas ini, kita bisa mengganti pesan eror pada sebuah website sesuai dengan keinginan kita. hehehehehe
Terserah kalian nantinya akan kalian ganti seperti apa, yang penting bahasanya tetep sopan ya... jangan sampai memakai bahasa yang kurang sopan, nanti bisa-bisa orang membuka website itu marah lho...

ok, langsung saja
Caranya adalah :
  1. Masuk sebagai super user
    rohman@root:~# su
  2. Masuk pada directory eror squid
    rohman@root:~# cd /usr/share/squid/errors/English

  3. Edit eror
    rohman@root:~# nano ERR_ACCESS_DENIED

  4. Isi eror
    cari kata STRONG
    ubah access denied dengan kata yang anda inginkan
    lainnya silahkan utak atik sendiri :D

    (Pesan eror ganti sesuai keinginan anda)
  5. Simpan
    ctrl+x, tekan y lalu enter
  6. Restart Squid
    rohman@root:~#  /etc/init.d/squid restart
  7. Cek hasilnya di web browser

  8. Sekian yang dapat saya infokan kepada kalian semua :)

Profil Evan Dimas Darmono


Evan Dimas Darmono, adalah putra asal surabaya yang menjadi tim utama squad TIMNAS INDONESIA U-19. Namanya melejit setelah garuda jaya (Julukan Timnas Indonesia U-19) menjuarai laga bergengsi se asia  tenggara yaitu AFF. Di timnas, Evan Dimas Darmono dipasang sebagai Gelandang, bersama dua rekannya yaitu M Hargianto dan Zulfiandi. Evan Dimas memiliki skill diatas rata-rata yang jarang di miliki oleh pemain-pemain yang lain. Ketika timnya menyerang, Evan bisa memposisikan dirinya untuk mencetak Gol, Bahkan tidak jarang pemain bernomor punggung 6 ini sering kali menjadi pemecah kebuntuan tim garuda jaya. Bahkan ketika tim garuda jaya sedang bertahan, tidak jarang juga pemain ini berhasil membantu tim garuda jaya mematahkan serangan lawan. Tidak heran jika pelatih Indra Syafri menjadikan pemain ini sebagai kapten Tim Garuda Jaya. Evan Dimas adalah pemain yang pernah belajar di akademi sepak bola Barcelona.

Berikut ini Biodata Evan Dimas Darmono :
Nama Lengkap : Evan Dimas Darmono
Panggilan : Evan Dimas
Tanggal Lahir : 13 Maret 1995
Tempat Lahir : Surabya
Kebanggsaan : Indonesia
Posisi : Gelandang
Ayah : Condro Darmono
Ibu : Ana

Biografi Evan Dimas
Evan lahir di Surabaya 13 Maret 1995, merupakan anak dari pasangan Condro Darmono dan Ana. Ayahnya bekerja sebagai tenaga security di salah satu komplek perumahan elit di kawasan Surabaya Barat. Evan menyelesaikan proses belajarnya di SMA Shafta Lontar Citra Surabaya. Ia pertama kali tekun bermain sepakbola sejak kelas 4 Sekolah Dasar (SD). Ia sempat menimba ilmu di SSB Sasana Bhakti (Sakti) bersama saudara sepupunya, Feri Ariawan. Bakatnya semakin terasah, ketika bergabung dengan SSB Mitra Surabaya pada 2007, saat itu Evan masih berusia 12 tahun. Di lapangan hijau, ia berperan sebagai gelandang. Meski postur tubuhnya mungil, daya jelajahnya sangat tinggi. Evan juga dikenal sebagai gelandang yang memiliki tenaga ekstra. Mitra Surabaya, salah satu klub yang berada dalam naungan kompetisi internal PSSI Surabaya, menjadi tim pertama yang dibela oleh Evan. Penampilan gemilangnya bersama Mitra, membuat namanya termasuk dalam skuad Surabaya untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Jatim 2011. Selain itu, ia juga tercatat sebagai pemain tim Divisi II, Surabaya Muda. Evan menyandang ban kapten Tim Nasional (Timnas) U-17 Indonesia, sekaligus sukses mengantar Garuda Muda menjuarai HKFA International Youth Invitation Tournamen di Hongkong, awal 2012. Pada 2012 Evan terpilih sebagai wakil Indonesia dalam ajang pencarian bakat bertajuk ‘The Chance’, yang disponsori oleh salah satu apparel terkenal. Ia kemudian terbang ke Barcelona, menyisihkan ratusan ribu pemain muda lainnya di Indonesia. Di Barcelona, Evan  mendapat pelatihan dan arahan langsung dari eks pelatih Barcelona, Pep Guardiola. Tahun 2013 Evan Dimas dipercaya sebagai kapten Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 dan mengantarkan garuda muda menjadi juara. Tak lama setelah berhasil menjuarai piala AFF U-19, Evan Dimas dan garuda muda lainnya kembali berlaga di piala AFC U-19. Laga perdana mereka melawan Laos pada 8 Oktober 2013 berakhir manis, Timnas U-19 menang telak atas laos 4-0, Evan Dimas menyumbang satu goal dalam laga itu. Dalam laga kualifikasi piala Asia U-19 berikutnya melawan Korea Selatan, Evan dimas membuat Hattrick, mencetak 3 goal, Timnas U-19 mengalahkan juara bertahan Piala Asia 11 kali, Korea Selatan dengan skor 3-2, membuat Timnas U-19 menjadi Juara Group G Kualifikasi AFC U-19 dan mengantarkan Timnas U-19 ke Piala Asia U-19 2014 Oktober mendatang di Myanmar.

Konfigurasi IP Address Linux

Bagi pemula yang menggunakan OS / Operating System Linux tentunya akan repot untuk cara mengkonfigurasi IP Address pada OS tersebut, tidak seperti di windows yang dengan mudah untuk konfigurasinya. Jika kita teliti, pada system operasi linux ini sebenarnya kita dapat dengan mudah mengkonfigurasi ip address dengan menggunakan mode GUI (Graphical User Interface) seperti layaknya pada windows.

Tetapi pada postingan kali ini, saya akan memberikan / berbagi cara konfigurasi IP Address pada linux menggunakan mode CLI (Command Line Interface).

Langkah yang harus dilakukan adalah :


  1. Masuk sebagai super user 
  2. Masuk pada directory interface
    rohman@root:~# cd /etc/network
  3. Edit interface
    rohman@root:~# nano interfaces
  4. Isi file konfigurasi
    Tambahkan dibagian paling bawah

    address 192.168.1.1
    netmask 255.255.255.0

    (ip address sesuaikan dengan ip address yang akan kalian pakai)
  5. Save
    tekan crtl+x, tekan y lalu enter
  6. Restart konfigurasi
    rohman@root:~# /etc/init.d/networking restart
  7. Cek hasil konfigurasi
    rohman@root:~# ifconfig

    (maka akan menampilkan hasil konfigurasi yang telah anda lakukan)

Sekian yang dapat saya bagi kepada kalian, semoga membantu :)

Blokir Domain dengan Squid


Sebelumnya kita sudah belajar apa itu squid proxy beserta fungsinya, pada kesmpatan kali ini saya akan mencoba berbagi / share kepada kawan-kawan tentang bagaimana blokir Domain / DNS/ Web Site menggunakan software / tools yang telah kita bahas sebelumya yaitu squid. Gambar diatas adalah Topologi yang saya gunakan, nantinya tinggal disesuaikan sendiri dengan Topologi yang kawan-kawan pakai. Pada gambar tersebut PC yang saya gunakan, saya fungsikan sebagai ROUTER dan Proxy. Untuk client terserah kawan-kawan menggunakan OS apa. Kalau disini untuk client saya menggunakan Windows7 / Windows XP.

Pada topologi yang saya gunakan memiliki ketentuan :
  • IP Address Internet : 192.168.240.254 /24
  • IP Router / Proxy :
    Eth0 : 192.168.240.24 /24
    Eth1 : 192.168.100.24 /26  
  • IP Client : 192.168.100.25 /26

Dengan ketentuan tersebut, mari kita mulai mencoba blokir DNS yang tidak kita inginkan, Langkahnya adalah :

  • Masuk Sebagai Super User
  • Install paket squid dengan perintah apt-get install squid
  • Masuk pada directory squid, kemudian backup file squid yang akan kita konfigurasi agar nantinya jika terjadi kesalahan, kita bisa me-restore / mengembalikan seperti semula
    cd /etc/squid, lalu
    cp squid.conf squid.conf.bk
  • Buka konfigurasi squid, nano squid.conf
    tekan ctrl+w, ketikkan acl conn
    nantinya kalian akan menemukan acl connect method connect
    dibawah baris tersebut tambahkan acl blokir url_regex -i "/etc/squid/blokir.txt"


    tekan ctrl+w lagi, ketikkan allow localnet
    kalian akan menemukan http_access allow localnet
    hilangkan tanda # pada baris tersebut


    ctrl+w, ketikkan http_access deny manager
    tambahkan http_access deny blokir dibawah baris tersebut



    ctrl+w, port 3128
    kalian akan menemukan http_port 3128 tambahkan transparent setelah baris tersebut, menjadi http_port 3128 transparent


    kemudian simpan dengan ketik ctrl+x, lalu tekan y kemudian enter
  • Buat daftar domain yang akan anda blokir pada blokir.txt tadi
    nano blokir.txt
    isikan misalkan google.com
    kemudian simpan
    (artinya kita akan memblokir websit google.com)


  • Lalu tambahkan iptables agar proxy kita berjalan
    iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE
    (untuk menjembatani agar client bisa terhubung ke server internet)

    iptables -A PREROUTING -t nat -j REDIRECT -p tcp -s 192.168.100.0/26 -d 0/0 --dport 80 --to-ports 3128
    (untuk mengarahkan port http ke proxy kita, untuk garis ungu sesuaikan dengan network kalian sendiri)
  • Tambahkan dns google pada resolv.conf
    nano/etc/resolv.conf
    isikan nameserver 8.8.8.8
  • Terakhir restart squid dengan perintah squid -k reconfigure && /etc/init.d/squid restart
  • Lalu buka google.com d client anda,
  • Dan selamat google berhasil anda blokir :D

Squid Proxy

Squid merupakan sebuah tool atau software didalam sistem operasi Unix / Linux yang mempunyai banyak fungsi. squid dapat juga digunakan sebagai PROXY. diantara fungsi-fungsi squid yang lain adalah :

  • meng-cache atau menyimpan data yang telah diminta oleh komputer client
  • Membatasi bandwidth Upload
  • Membatasi bandwidth Download
  • Blokir situs web / domain yang tidak diinginkan
  • Membatasi file-file yang boleh untuk di download
  • Membatasi file-file yang tidak boleh untuk di download
  • FTP
Squid saat ini dapat melayani protokol seeperti :
  • HTTP
  • FTP
  • Gopher
  • Wais
 
Terima kasih disampaikan telah berkunjung ke halaman ini, Mari belajar bersama.... Sharing ilmu atau pun yang lain bersama agar bermanfaat bagi yang lain...:) MUHAMMAD NUR ROHMAN